-->

Makalah Membentuk Sifat Kepemimpinan Yang Berjiwa Pancasila Melalui Latihan Dasar Kepemimpinan



BAB I
PENDAHULUAN



A. LATAR BELAKANG MASALAH
     Pada sebuah organisasi perusahaan atau pemerintahan, kesuksesan atau kegagalan dalam pelaksanaan tugas dan penyelenggaraan dipengaruhi oleh kepemimpinan dan didukung oleh kapasitas organisasi yang memadai. Kepemimpinan di Indonesia harus memiliki jiwa Pancasila, agar bentuk kepemimpinannya selalu bersumber pada nilai-nilai dan norma-norma pancasila.

    Dalam pengertiannya pemimpin dan kepemimpinan memiliki arti yang berbeda.  Pengertian pemimpin adalah suatu peran atau ketua dalam sistem di suatu organisasi atau kelompok, sedangakan kepemimpinan adalah bahwa bakat atau sifat yang harus dimiliki seorang pemimpin, atau kemampuan seseorang mempengaruhi dan memotivasi orang lain untuk melakukan sesuatu sesuai tujuan bersama.

       Menjadi seorang pemimpin tidak mudah, karena harus memenuhi persyaratan yang telah ditentukan. Kepemimpinan di Indonesia haruslah memiliki jiwa Pancasila. Kepemimpinan yang berjiwa Pancasila adalah kepemimpinan yang membawa masyarakat dalam kesadaran bermasyarakat, berbangsa dan bernegara berdasarkan Pancasila dan UUD 1945.

       Salah satu cara untuk membentuk karakter atau sifat kepemimpinan Pancasila dengan melaksanakan Latihan Dasar Kepemimpinan. Latihan Dasar Kepemimpinan adalah sebuah pelatihan dasar tentang segala hal yang berkaitan dengan kepemimpinan. Dengan adanya latihan dasar ini akan melahirkan pemimpin yang berperilaku baik, berwibawa dan bertanggung jawab.
B. RUMUSAN MASALAH
  1. Jelaskan pengertian kepemimpinan Pancasila dan konsep kepemimpinan pancasila!
  2. Jelaskan pengertian Latihan Dasar Kepemimpinan!
  3. Bagaimana cara membentuk sifat kepemimpinan yang berjiwa Pancasila melalui Latihan Dasar Kepemimpinan?

C. TUJUAN PENULISAN
  1. Untuk mengetahui arti kepemipinan pancasila dan konsep kepemimpinan pancasila.
  2. Untuk mengetahui arti Latihan Dasar Kepemimpinan.
  3. Untuk mengetahui bagaimana cara membentuk sifat kepemimpinan yang berjiwa Pancasila.


BAB II
PEMBAHASAN


A.    Pengertian Kepemimpinan Pancasila dan Konsep Kepemimpinanya
Kepemimpinan secara umum berarti bahwa bakat atau sifat yang harus dimiliki seorang pemimpin, atau kemampuan seseorang mempengaruhi dan memotivasi orang lain untuk melakukan sesuatu sesuai tujuan bersama.
Menurut Ary Murty, Kepemimpinan Pancasila adalah kepamimpinan yang berasas, berjiwa, dan beramal pancasila.
Menurut Wahjosumidjo, Kepemimpinan Pancasila adalah bentuk kepemimpinan modern yang selalu menyumberkan diri pada nilai-nilai dan norma-norma pancasila.
Kepemimpinan pancasila adalah kepemimpinan yang membawa masyarakat dalam kesadaran bermasyarakat, berbangsa dan bernegara berdasarkan Pancasila dan UUD 1945.
Bagi suatu organisasi apapun, baik itu Negara, Partai Politik, LSM, Ormawa, OKP, dll yang ingin memperoleh kemajuan dalam bidang usahanya, maka kepemimpinan yang baik mutlak dibutuhkan bagi organisasi itu terutama keahlian dalam bidang tersebut, Dalam suatu organisasi dalam mencapai tujuannya, maka seorang pemimpin harus dapat mengelola dan mengarahkan elemen-elemen yang ada secara baik dan teratur. Seorang pemimpin harus dapat menciptakan suatu kerjasama yang harmonis di antara pimpinan dan bawahan. Kepemimpinan yang berjiwa Pancasila mempunyai keyakinan yang kuat, yaitu:
1.     Semangat nasionalisme
2.     Semangat kekeluargaan
3.     Semangat gotong-royong
4.     Pembangunan isi kemerdekaan
5.     Pembangunan falsafah negara Pancasila
6.     Pembangunan amalan Pancasila
7.     Pembangunan fungsi manajemen
8.     Pembangunan memadu budaya tradisi dan modernisasri
9.     Pembangunan berazas persatuan, kebersamaan, dan kesatuan.
Nilai moral Pancasila yang digunakan sebagai sumber kepemimpinan, yaitu:
1.     Sila pertama
a)     Iman dan taqwa
b)     Saling menghormati satu sma lain
c)     Mendapatkan kebebasan beribadah
2.     Sila kedua
a)     Hak-hak dan kewajiban asasi manusia
b)     Toleransi dan kemanusiaan
c)     kerjasama
3.     Sila ketiga
a)     Patriotisme dan nasionalisme
b)     Persatuan dan kesatuan
c)     Bhineka Tunggal Ika
4.     Sila keempat
a)     Gotong royong
b)     Kedamaian
Azas kepemimpinan Pancasila, antara lain:
1.     Ing ngarso sing tulodo
2.     Ing madya mangun karsa
3.     Tut wuri handayani
4.     Iman dan taqwa kepada Tuhan YME
5.     Waspada
6.     Ambeg parama arta
7.     Prasaja
8.     Loyal
9.     Hemat dan cermat
10.  Jujur, tanggung jawab dan berani
11.  Ikhlas/legowo
Landasan Kepemimpinan Pancasila
Pada tingkat, jenjang serta di bidang apa pun, pemimpin harus mempunyai landasan pokok berupa nilai-nilai moral kepemimpinan, seperti yang telah diwariskan oleh nenek moyang bangsa Indonesia. Keempat macam landasan pokok kepemimpinan itu ialah :
1.     Landasan diplomasi (bersumber pada ajaran almarhum Dr. R. Sosrokartono ):
a)     Sugih tanpa banda (kaya tanpa harta benda)
b)      Nglurung tanpa bala (melurug tanpa balatentara)
c)     Menang tanpa ngasorake (menang tanpa mengalahkan)
d)     Weweh tanpa kelangan (memberi tanpa merasa kehilangan)
2.     Landasan Kepemimpinan
a)     Sifat ratu/raja: bijaksana, adil, ambeg paramarta, konsekuen dalam janjinya.
b)      Sifat pandita: membelakangi kemewahan dunia, tidak punya interest-interest, dapat melihat jauh ke depan/waskita
c)      Sifat petani: jujur, sederhana, tekun, ulet, blaka
d)     Sifat guru : memberikan teladan baik
3.     Landasan Pengabdian (Sri Mangkunegara 1)
a)      Ruwangsa handarbeni (merasa ikut memiliki negara)
b)      Wajib melu angrungkebi (wajib ikut bela negara)
c)      Mulat Sarira hangrasa wani


Konsep kepemimpinan Pancasila menurut BP-7 Pusat
1.     Seorang pemimpin di Indonesia harus memiliki sikap dan perilaku sesuai dengan nilai-nilai luhur Pancasila
2.     Seorang pemimpin di Indonesia adalah seseorang yang mampu menanggapi kemajuan IPTEK dan kemajuan zaman
3.     Seorang pemimpin harus berwibawa, yaitu timbulnya kepatuhan yang dipimpinya, bukan karena ketakutan, tetapi karena kesadaran dan kerelaan
4.     Seorang pemimpin harus bertanggung jawab atas segala tindakan dan perbuatan yang dipimpinnya.
B.    Pengertian Lathan Dasar Kepemimpinan
Latihan Dasar Kepemimpinan / LDK adalah sebuah pelatihan dasar tentang segala hal yang berkaitan dengan kepemimpinan.
Dalam Latihan Dasar Kepemimpinan terdapat dua materi yang wajib disampaikan, yaitu
1.     Materi fisik
Untuk LDK Fisik pada umumnya, materi yang diberikan secara garis besar ialah dalam bentuk PBB / Pelatihan Baris Berbaris. PBB ini meliputi beberapa hal seperti :
a)     Berbasis dasar
1)     Hadap kiri
2)     Hadap kanan
3)     Balik kanan
4)     Hadap serong kanan
5)     Hadap serong kiri
6)     Jalan ditempat
7)     Langkah tegap maju
8)     Meluruskan barisan

b)     Berbasis tingkat menengah
1)     Perpaduan anatar langakh tegap maju dengan balik kanan serta keempat jenis hadap
2)     Perpaduan antara jalan ditempat dengan balik kanan serta keempat jenis hadap
3)     Buka tutup barisan
c)     Berbasis ingkat tinggi
1)     Langakh tegap maju beregu
2)     Haluan kanan beregu
3)     Haluan kiri beregu
4)     Belok kanan beregu
5)     Perpaduan antara langkah tegap maju, balik kanan, keempat jenis hadap dan jalan ditempat.
d)     Ujian Akhir : Perpaduan Keseluruhan Materi PBB.
Dalam LDK Fisik ini peserta dituntut untuk memiliki kedisiplinan yang tinggi, terlebih selama mengikuti 3-5 hari LDK. Beberapa peraturan yang pada umumnya diterapkan dalam LDK ialah :
1.     Selama pelaksanaan LDK, peserta wajib hadir tepat waktu
2.     Kebersamaan adalah hal penting yang harus diperhatikan dalam LDK
3.     Setiap peserta wajib mematuhi seluruh aturan dan perintah yang diberikan oleh tim LDK
2.     Materi mental
Untuk LDK Mental pada umumnya, materi yang diberikan secara garis besar ialah dalam bentuk Penyuluhan Mental Kepemimpinan. Kegiatan yang biasa dilakukan dalam LDK Mental adalah :
1.     Outbond / Kegiatan Alam, seperti :
a)     Hiking
b)     Menyeberangi sungai
c)     Mendaki bukit
d)     Menyusuri terassering / pematang sawah
2.     Permainan-permainan yang memiliki nilai kepemimpinan, seperti :
Memasukkan paku dalam botol dengan mata tertutup. Salah seorang yang lain memberikan aba-aba agar paku tersebut masuk. Dibutuhkan kemampuan untuk menganalisissegala macam kemungkinan dan kemampuan untuk memerintah secara hati-hati dan terpertimbangkan agar bisa mencapai goal dari permainan ini yaitu memasukkan paku dalam botol
Bisik berantai. Dibutuhkan kemampuan sebagai pendengar sekaligus penyampai pesan yang baik agar dapat menyampaikan pesan yang benar dari awal hingga akhir.
3.     Pemberian materi kepemimpinan yang dibagi dalam beberapa sessi, seperti :
a)     Sesi Kepemimpinan : Penyuluhan mengenai karakter pemimpin yang benar.
b)     Sesi Komunikasi : Penyuluhan mengenai cara-cara berkomunikasi yang benar sebagai layaknya seorang pemimpin.
c)     Sesi Problem Solving / Challange - Proses manajemen konflik : Penyuluhan mengenai cara-cara seorang pemimpin memecahkan masalah secara efektif dan benar.
d)     Sesi Dinamika Kelompok : Berupa permainan
Tujuan Latihan Dasar Kepemimpinan
1.     Membentuk mental yang kuat
2.     Melahirkan pemimpin yang bewibawa
3.     Melahirkan pemimpin yang berperilaku baik
4.     Melahirkan pemimpin yang bertanggung jawab
C.    Cara membentuk sifat kepemimpinan yang berjiwa Pancasila melalui Latihan Dasar Kepemimpinan
Kepemimpinan pancasila adalah kepemimpinan yang membawa masyarakat dalam kesadaran bermasyarakat, berbangsa dan bernegara berdasarkan Pancasila dan UUD 1945 dan  Latihan Dasar Kepemimpinan / LDK adalah sebuah pelatihan dasar tentang segala hal yang berkaitan dengan kepemimpinan.
Kepemimpinan selalu identik dengan LDK, karena LDK adalah salah satu cara agar mempimpin itu mempunyai karakter yang baik sebagaimana yang diharapkan dari seorang pempimpin. Di Indonesia pemimpin harus memiliki jiwa Pancasaila, karena Pancasila merupakan dasar negara Indonesia yang harus dilaksanakan dan digunakan sebagai dasar dalam melakukan berbagai kegiatan.
Pada masa era globalisasi segala sesuatu telah mengalami perubahan yang pesat. Dalam hal itu kepemimpinan harus mampu mengolah dan memisahkan serta mempertahankan dasar negara sebagai landasan segala kegiatan. Kepemimpinan di Indonesia agar memiliki jiwa Pancasila harus diberi materi dan bekal secara terus menuerus/secara kuat, salah satunya melalui Latihan Dasar Kepemimpinan, karena dalam latihan trsebut tidak hanya di berikanmateri fisik, tetapi diberikan materi secara mental yang menjujung tinggi Pancasila. Dengan latihan itu pemimpin dapat membentuk karakternya menjadi lebih baik, dan landsan kegiatan nya selalu berdasarkan Pancasila, kepemimpinan yang akan dijalankan dapat berjalan berdasar Pancasila. 


BAB III
KESIMPULAN DAN SARAN

A.    KESIMPULAN
Kepemimpinan pancasila adalah kepemimpinan yang membawa masyarakat dalam kesadaran bermasyarakat, berbangsa dan bernegara berdasarkan Pancasila dan UUD 1945. Konsep kepemimpinan Pancasila, yaitu seorang pemimpin di Indonesia harus memiliki sikap dan perilaku sesuai dengan nilai-nilai luhur Pancasila, Seorang pemimpin di Indonesia adalah seseorang yang mampu menanggapi kemajuan IPTEK dan kemajuan zaman, seorang pemimpin harus berwibawa, yaitu timbulnya kepatuhan yang dipimpinya, bukan karena ketakutan, tetapi karena kesadaran dan kerelaan, seorang pemimpin harus bertanggung jawab atas segala tindakan dan perbuatan yang dipimpinnya.
Latihan Dasar Kepemimpinan / LDK adalah sebuah pelatihan dasar tentang segala hal yang berkaitan dengan kepemimpinan. Dalam pelaksanaan Latihan Dasar Kepemimpinan disampaikan materi fisik dan materi mental.
Dalam Latihan Dasar Kepemimpinan telah disampaikan materi-materi yang dapat memebentuk karakter atau sifat seorang pemimpim, dan selalu berlandaskan Pancasila. Sehinga kepemimpinan mampu mempunyai jiwa Pancasila memalui kegiatan Latihan Dasar Kepemimpinan.
B.    SARAN

Saran penulis kepada pembaca, agar pembaca dapat mengetahui bahwa sifat kepemimpinan yag berjiwa Pancasila dapat dibentuk melalui Latihan Dasar Keepemimpinan.



DAFTAR PUSTAKA

Sapwani,Iwan. 2012. “Makalah Kepemimpinan Pancasila”. Oline http://iwan26sapwani.blogspot.co.id/2012/01/bab-i-makalah-kepemimpinan-pancasila_23.html. Diunduh pada tanggal 20 April 2018.
Hartati. 2016. “Makalah Kepemimpinan Pancasila”. Online http://blog-hartati.blogspot.co.id/2016/12/makalah-kepemimpinan-pancasila_3.html. Diunduh pada tanggal 20 April 2018.
Kopiapung. 2013. “Kepemimpinan Pancasila”. Online https://kopiapung.blogspot.co.id/2013/05/kepemimpinan-pancasila.html.
Diunduh pada 20 April 2018.
Wikipedia. 2017. “Latihan Dasar Kepemimpinan”. Online https://id.wikipedia.org/wiki/Latihan_dasar_kepemimpinan. Diunduh pada tanggal 23 April 2018.

0 Response to "Makalah Membentuk Sifat Kepemimpinan Yang Berjiwa Pancasila Melalui Latihan Dasar Kepemimpinan"

Post a Comment

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel